Minggu, 23 Agustus 2015


RESUME CHAPTER 13

AUDIT TEKNOLOGI INFORMASI


PERBEDAAN AUDITING MELALUI KOMPUTER DAN AUDITING DENGAN KOMPUTER

Auditing melalui Komputer aktivitas dengan computer yang digunakan untuk menjelaskan proses mengkaji ulang dan mengavaluasi pengedalian internal dalam sebuah system pemrosesan data elektronik, dilakukan oleh auditor selama menguji kelayakan.

Auditing dengan Komputer  adalah penggunaan computer oleh auditor untuk menjalankan beberapa kerja audit yang biasanya akan dikerjakan secara manual, aktivitas ini dilakukan selama proses pengujian substantive terhadap-terhadap rekening-rekening dan neraca.

STRUKTUR AUDIT LAPORAN KEUANGAN
·         Audit oleh pihak external
Bertanggung jawab dan membuktikan atas kewajaran laporan keuangan, auditor ekternal melayani untuk pihak luar perusahaan.
·         Audit internal
Audit internal bertujuan untuk melayani kepentingan manajemen perushaan

Komponen dasar audit :
1.       Audit interim, yang bertujuan menetapkan seberapa besar system pengendalian internal dapat diandalkan. Hal ini biasanya mmebutuhkan jenis pengujian kelayakan, tujuannya adalah untuk mengonfirmasi keberadaan, menilai efektivitas, dan memeriksa kesinambungan operasi kelayakannya telah dinyatakan oleh pengendalian internal.
2.       Audit laporan keuangan, melibatkan pengujian substantive yaitu pengujian yang memverifikasi langsung angka-angka laporan keuangan menempatkan keandalan pengendalian internal sebagai hasil jaminan audit interim.

AUDITING SEKITAR KOMPUTER
Secara umum sebuah system akuntansi terdiri atas :
·         Input
·         Proses
·         Ouput
Dalam pendekatan ini porsi proses diabaikan, sebaliknya dokumen-dokumen sumber memasok input pada system yang dipilih dan disarikan secara manual sehingga input-input tersebut dapat dibandingkan dengan outputnya. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi pendekatan sekitar computer tidak lagi digunakan secara luas, Karena dianggap pendekatan tersebut secara implisit mengasumsikan bahwa tidak ada computer.




AUDITING MELALUI KOMPUTER
Auditing melalui computer dapat didefinisikan sebagai proses veriifkasi atas pengendalian dalam sebuah system terkomputerisasi.


Pengendalian
internal

Pengedalian
Aplikasi

Pengedalian
Umum

Program dan
Sistem aplikasi
komputer

Pengembangan
Sistem aplikasi

Pusat layanan
komputer
 














Pertimbangan-pertimbangan mengenai karakteristik dasar teknologi informasi (TI) dan pengendalian internal dalam sebuah lingkungan TI menghasilkan kerangka kerja tampak seprti gambar diatas. Pengendalian umum adalah sesuatu yang relevan bagi system informasi itu sendiri, sebagaimana juga pada aspek pengembangan system IT.  Perilaku umum dalam sebuah audit system informasi adalah tujuan standar professional yang bersifat relevan dan yang berlaku sama di setiap audit.

AUDIITNG DENGAN KOMPUTER
Proses penggunaan teknologi informasi dalam sebuah auditing, penggunaan audit dengan computer bukan lagi pilihan tetapi menjadi penting. Manfaat dalam penggunaan audit dengan computer  adalah :
1.       Kertas kerja yang dihasilkan oleh computer umunya lebih dapat dibaca dan konsisten
2.       Menghemat wakt dengan mengurangi proses penelusuran, pengecekan silang dan perhitungan rutin lainnya
3.       Penghitungan, perbandingan dan manipulasi data lainnya dilakukan dengan akurat
4.       Penghitungan kajian analisis dapat dilakukan dengan lebih efisien dan lingkupnya pun dapat diperluas.
5.       Informasi proyek seperti anggaran waktu dan proses pemantauan waktu akrual terhadap jumlah anggaran dapat dihasilkan dan dianalisa dengan mudah.
6.       Korespodensi audit standar seperti kuisioner dan daftar nama, surat-surat , proposal dan bentuk laporan dapat disimpan dan dimodifikasi dengan mudah
7.       Moral dan produktivitas dapat ditingkatkan dengan mengurangi waktu yang digunakan untuk tugas-tugas yang bersifat klerikal.
8.       Peningkatan efektifitas biaya dapat dicapai dengan  mengunakan kembali dan memperluas aplikasi audit elektronik yang ada saat ini untuk audit-audit berikutnya.
9.       Mampu meningkatkan indepedensi personel system informasi.

DATA PENGUJIAN
Data pengujian  adalah input yang disiapkan oleh auditor yang berisi baik data yang valid maupun yang tidak valid. Sebelum memproses data , input tersebut harus diproses secara manual untuk menentukan output seperti apa yang diinginkan, untuk selanjutnya auditor membandingkan output data pengujian dengan hasil yang diproses secara manual.

Transaksi hipotesis data pengujian

Pemrosesan computer menggunakan program master

Daftar kesalahan

Output yang dihasilkan
 













Daya pengujian mencerminkan upaya pertama untuk mengaudit melalui computer, auditor akan lebih memahami spesifikasi umum sebuah system dan menggunakan informasi ini untuk menentukan apakah system ini berjalan denga baik atau tidak. Dengan melakukan data pengujian, program masa ekonomis produksi regular dapat digunakan dan hal ini penting untuk memastikan bahwa data pengujian tidak mempengaruhi file-file yang disimpan oleh system.


PENGUJIAN FASILITAS UJI TERINTEGRASI
Fasilitas uji terintegrasi adalah penggunaan data pengujian dan juga penciptaan entitas fiktif, tehnik ini terintegrasi karena data pengujian diproses bersamaan dengan transaksi riil untuk dibandingkan dengan file-file utama yang ada saat ini yang memuat entitas yang riil dan fiktif.
SIMULASI PARALEL
metode data pengujian dan ITF merupakan proses data pengujian melalui program riil, simulasi paralel memproses data melalui pengujian atau program audit output yang disimulasi dan output regular dibandingkan demi tujuan pengawasan.
PERANGKAT LUNAK AUDIT
Perangkat  lunak meliputi software computer/ program computer yang memungkinkan computer digunakan sebagai tools untuk mengaudit. Aplikasi di computer dapat membaca, menyeleksi, mengekstrak dan memproses data contoh dari file computer. Perangkat lunak yang lazim digunakan seperti COBOL, GAS,.
GAS (generalized audit software)
Perangkat  lunak yang di rancang secara khusu untuk memfasilitasi penggunaan TI dalam auditing, GAS memungkinkan auditor menjalankan audit yang terkait dengan fungsi-fungsi pemrosesan data. Perangkat  lunak ini dapat menggabungka beberapa tampilan khusus bagi auditor seperti seleksi statistic terhadap data contoh da persiapan permintaan konfirmasi.

PC Software
ACL adalah software yang memungkinkan auditor untuk menghubungkan sebuah PC dengan mainframe atau PC Klien dan kemudian mengekstrak dan menganalisis data.


EMBEDDED AUDIT ROUTINE
Adalah sebuah teknnologi audit yang meliputi modifikasi program-program computer demi tujuan audit. Salah satu tehnik disebut dengan embedded cudit data collection,  tehnik yang menggunakan sat u atau lebih modul-modul yang deprogram khususyang dilekatkan sebagai in line code.. penggunaan in line code berarti bahwa program aplikasi menjalankan fungsi pengumpulan data audit bersamaan dengan program tersebut memproses data untuk tujuan produksi normal.
Dalam pendekatan system control audit review file (SCARF) pengujian-pengujian terhadap edit program yang ditentukan oleh auditor untuk membatasi atau menentukan kelayakan, dimasukkan dalam program yang ditentukan saat pertama kali program dikembangkan. Tujuan pendekatan ini adalah untuk menghasilkan sebuah sampel statistic transaksi untuk audit selanjutnya.

EXTENDED RECORD
Adalah modifikasi program computer untuk menyediakan sebuah rute audit secara komperehensif untuk transaksi-transaksi tertentu dengan cara mengumpulkannya dalam satu data tambahan extended record yang berkaitan dengan pemrosesan. Dengan extended record maka  transaksi-transaksi khusus akan dipatok pada suatu tempat, dan langkah-langkah proses yang mengganggu yang biasanya tidak disimpan akan ditambahkan pada extended record.
SNAPSHOT
Snapshot adalah upaya untuk menyediakan gambaran komperehensif terhadap proses kerja sebuah program pada suatu titik tertentu. Snapshot merupakan program debugging atau penambahan kode program yang menyebabkan program mampu mencetak isi area memori tertentu pada saat dan selama proses. Kode snapshot akan ditambahkan ke area program yang diinginkan auditor dan dijalankan.

TRACING
Tracing adalah teknik audit lainnya yang berasal dari program bantu debugging. Penelusuran sebuah eksekusi program menyediakan rute rinci audit atas instruksi-instruksi yang dijalankan selama pengoperasian program.